Danau Poso menjadi salah satu kebanggaan besar Sulawesi Tengah karena memadukan pemandangan air yang luas, tepian berpasir, perbukitan hijau, udara sejuk, dan kehidupan budaya masyarakat di sekitarnya. Danau ini berada di wilayah Kabupaten Poso, dengan Tentena sebagai salah satu kota kecil yang paling sering dijadikan pintu masuk wisatawan. Danau dikenal sebagai salah satu danau terbesar dan terdalam di Indonesia, dengan luas sekitar 323 kilometer persegi dan kedalaman yang disebut mencapai sekitar 450 meter pada beberapa catatan wisata.
Mengenal Danau Poso di Sulawesi Tengah

Danau Poso bukan hanya bentangan air besar di tengah Pulau Sulawesi. Tempat ini adalah ruang hidup masyarakat, jalur perjalanan, pusat kegiatan wisata, dan bagian penting dari identitas Kabupaten Poso. Wisatawan yang datang ke Tentena biasanya langsung merasakan suasana berbeda karena kota kecil ini berada dekat danau, dikelilingi bukit, dan memiliki ritme kehidupan yang lebih tenang dibanding pusat kota besar.
Danau Luas dengan Air Biru yang Menenangkan
Keindahan utama Danau Poso terlihat dari bentangan airnya yang sangat luas. Di beberapa titik, warna air terlihat hijau di bagian tepi, lalu berubah menjadi biru saat pandangan mengarah ke tengah danau. Perubahan warna ini membuat Danau terasa hidup, terutama ketika cahaya matahari memantul di permukaan air.
Beberapa catatan menyebut Danau Poso memiliki luas sekitar 323 kilometer persegi. Catatan lain menulis luasnya sekitar 32.000 hektare, yang setara dengan gambaran danau besar di Sulawesi Tengah. Perbedaan penyebutan angka biasanya muncul karena cara penulisan dan pembulatan data, tetapi semuanya menunjukkan bahwa Danau memang termasuk danau besar di Indonesia.
“Ketika berdiri di tepi Danau Poso, yang terasa pertama bukan hanya luas airnya, tetapi suasana tenang yang datang dari angin, bukit, dan suara kecil dari tepian danau.”
Tentena Sebagai Pintu Wisata Danau Poso
Tentena menjadi salah satu titik terbaik untuk menikmati Danau. Kota kecil ini memiliki penginapan, rumah makan, pasar, akses menuju air terjun, serta beberapa tempat wisata alam lain. Dari Tentena, wisatawan dapat menuju tepian danau, Air Terjun Saluopa, Gua Latea, Hutan Pinus Panorama Tentena, dan sejumlah titik wisata lain yang berada di sekitar kawasan Danau.
Letak Tentena membuat perjalanan ke Danau terasa nyaman bagi wisatawan yang ingin menginap. Suasana kota kecil yang tidak terlalu padat memberi ruang untuk menikmati danau secara perlahan, mulai dari pagi hari saat air tampak tenang hingga sore hari ketika cahaya mulai lembut di atas permukaan.
Lokasi dan Akses Menuju Danau Poso
Perjalanan menuju Danau Poso dapat disesuaikan dengan titik kedatangan wisatawan. Banyak pengunjung masuk melalui Palu, Poso, atau jalur darat antarkabupaten. Karena danau ini berada di kawasan yang cukup luas, tujuan perjalanan sebaiknya ditentukan sejak awal, apakah ingin menginap di Tentena, singgah di tepian danau, atau melanjutkan perjalanan ke wisata alam sekitarnya.
Rute Menuju Tentena dan Danau Poso
Tentena berada di Kabupaten Poso dan menjadi salah satu titik wisata yang dikenal luas di sekitar Danau Poso. Wisatawan dari luar daerah umumnya menempuh perjalanan darat menuju Tentena. Perjalanan bisa terasa panjang, tetapi pemandangan perbukitan, desa, dan kawasan hijau membuat rute ini memiliki daya tarik tersendiri.
Bagi wisatawan yang sudah tiba di Poso, perjalanan menuju Tentena dapat dilanjutkan dengan kendaraan darat. Setelah masuk kawasan Tentena, Danau Poso dapat dijangkau dengan mudah dari berbagai titik penginapan dan tempat makan. Beberapa lokasi wisata sekitar danau juga berada dalam jangkauan perjalanan harian.
Jalur Wisata yang Bisa Digabungkan
Kunjungan ke Danau Poso bisa digabungkan dengan beberapa tempat wisata lain. Kawasan Tentena dan sekitarnya memiliki sejumlah destinasi seperti Gua Pamona, Pantai Popakuni, Bukit Padamarari, Gua Latea, Hutan Pinus Panorama Tentena, dan Air Terjun Saluopa.
Wisatawan dapat menyusun perjalanan dua sampai tiga hari agar tidak terburu buru. Hari pertama bisa digunakan untuk menikmati danau dan kota Tentena, hari kedua menuju Saluopa atau Hutan Pinus Panorama Tentena, lalu hari berikutnya singgah ke titik budaya atau kuliner lokal.
Keindahan Alam Danau Poso yang Membuat Betah
Danau Poso menawarkan suasana alam yang berbeda dari danau pegunungan lain. Airnya luas, beberapa tepiannya memiliki pasir putih, dan sekelilingnya dihiasi bukit serta kawasan hijau. Keindahan ini membuat wisatawan dapat menikmati suasana danau dengan berbagai cara, mulai dari duduk di tepi air, naik perahu, berenang di titik aman, hingga menikmati matahari sore.
Tepian Berpasir yang Terasa Seperti Pantai
Salah satu hal menarik dari Danau Poso adalah tepian berpasir di beberapa lokasi. Keberadaan pasir di tepi danau membuat wisatawan sering merasa seperti sedang berada di pantai air tawar. Area seperti ini cocok untuk keluarga, pasangan, maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana santai di tepi air.
Tepian seperti ini cocok untuk berjalan santai, duduk bersama keluarga, atau mengambil foto dengan latar air luas. Meski demikian, wisatawan tetap perlu memilih titik yang aman dan mengikuti arahan warga atau pengelola setempat, terutama bila ingin berenang.
Air Jernih dan Lanskap Perbukitan
Pemandangan Danau Poso terasa kuat karena airnya berpadu dengan bukit di kejauhan. Di beberapa titik, wisatawan dapat melihat danau dari ketinggian, sehingga lekuk air dan permukiman sekitar tampak lebih jelas. Hutan Pinus Panorama Tentena menjadi salah satu tempat yang sering dipilih untuk melihat pemandangan Danau Poso dari sudut yang lebih luas.
Bagi pencinta fotografi, pemandangan dari ketinggian sangat menarik. Warna biru danau, hijau pepohonan, dan garis bukit membentuk latar yang cocok untuk foto perjalanan.
“Danau Poso paling enak dinikmati tanpa tergesa. Duduk di tepi air, melihat perahu bergerak pelan, lalu membiarkan angin danau membuat suasana terasa ringan.”
Budaya di Sekitar Danau Poso
Danau Poso tidak hanya kuat dari sisi alam. Kawasan ini juga dikenal memiliki kegiatan budaya, termasuk Festival Danau Poso yang menjadi salah satu agenda penting untuk memperkenalkan tradisi, seni, dan kehidupan masyarakat setempat.
Festival Danau Poso dan Kehidupan Masyarakat
Festival Danau Poso menjadi salah satu kegiatan budaya yang melekat dengan Tentena dan Kabupaten Poso. Festival ini memperlihatkan bahwa Danau Poso bukan hanya tempat wisata alam, tetapi juga ruang pertemuan budaya masyarakat Sulawesi Tengah.
Dalam kegiatan seperti ini, wisatawan dapat melihat pertunjukan seni, mengenal kuliner, menyaksikan kegiatan rakyat, serta merasakan suasana daerah secara lebih dekat. Bila datang saat festival berlangsung, wisatawan sebaiknya memesan penginapan lebih awal karena Tentena bisa lebih ramai dari hari biasa.
Tentena yang Akrab dengan Wisatawan
Tentena memiliki suasana kota kecil yang membuat wisatawan mudah beradaptasi. Penginapan, rumah makan, pasar, dan akses menuju danau berada tidak terlalu berjauhan. Hal ini membuat Tentena cocok sebagai tempat menginap bagi wisatawan yang ingin menikmati Danau Poso tanpa berpindah tempat terlalu sering.
Kehidupan masyarakat di sekitar danau juga memberi warna tersendiri. Perahu, aktivitas harian warga, pasar, dan rumah makan lokal membuat kunjungan terasa lebih dekat dengan kehidupan daerah, bukan hanya sekadar melihat pemandangan.
5 Hal Menarik dari Wisata Danau Poso

Danau Poso memiliki daya tarik yang lengkap untuk wisatawan yang menyukai alam, budaya, perjalanan keluarga, dan suasana kota kecil. Tempat ini dapat dinikmati dengan santai, tetapi tetap memberi banyak pengalaman berbeda dalam satu kawasan.
1. Salah Satu Danau Besar dan Dalam di Indonesia
Danau Poso dikenal sebagai salah satu danau terbesar dan terdalam di Indonesia. Beberapa catatan wisata menyebut luasnya sekitar 323 kilometer persegi dan kedalamannya mencapai sekitar 450 meter. Ada pula catatan yang menyebut kedalaman hingga sekitar 510 meter, sehingga Danau Poso sering dibicarakan sebagai danau yang sangat dalam.
Ukuran dan kedalaman tersebut membuat Danau Poso terlihat luas seperti laut kecil. Ketika berdiri di tepi danau, wisatawan dapat melihat permukaan air yang membentang jauh, dengan bukit dan langit sebagai latar.
2. Memiliki Tepian Pasir Putih
Tidak semua danau memiliki tepian berpasir. Danau Poso memiliki beberapa bagian tepi yang terlihat seperti pantai, sehingga wisatawan bisa menikmati suasana air tawar dengan sensasi berbeda. Pasir di tepian danau menjadi salah satu alasan tempat ini cocok untuk liburan keluarga.
Wisatawan dapat berjalan di tepi air, duduk menikmati angin, atau mengambil foto. Jika ingin berenang, pilih titik yang aman dan jangan terlalu jauh dari tepi.
3. Dekat dengan Air Terjun Saluopa
Danau Poso dapat digabungkan dengan kunjungan ke Air Terjun Saluopa. Air terjun ini berada tidak terlalu jauh dari Kota Wisata Tentena dan sering masuk rute wisata bersama Danau Poso. Airnya jernih, bertingkat, dan dikelilingi suasana hijau yang membuat perjalanan semakin lengkap.
Kombinasi danau dan air terjun membuat perjalanan ke Tentena terasa lebih lengkap. Pagi bisa digunakan untuk menikmati danau, lalu siang menuju Saluopa, atau sebaliknya.
4. Punya Pemandangan dari Bukit dan Hutan Pinus
Hutan Pinus Panorama Tentena menjadi salah satu titik yang menarik bagi wisatawan yang ingin melihat Danau Poso dari ketinggian. Dari area ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan lekukan danau, kota Tentena, dan kawasan hijau di sekitarnya.
Tempat seperti ini cocok untuk wisatawan yang ingin suasana sejuk, foto pemandangan, atau sekadar beristirahat setelah berkeliling kawasan danau.
5. Menyatu dengan Kegiatan Budaya Lokal
Danau Poso memiliki hubungan kuat dengan kegiatan budaya, terutama melalui Festival Danau Poso. Kegiatan seperti ini membuat wisatawan dapat mengenal sisi lain dari Poso, mulai dari seni, kuliner, pertunjukan, hingga keramahan masyarakat.
Bagi pengunjung, pengalaman budaya memberi nilai tambahan. Danau Poso tidak hanya dilihat sebagai tempat alam, tetapi juga sebagai ruang hidup masyarakat yang terus menjaga tradisi dan identitas daerah.
Rekomendasi Penginapan di Sekitar Danau Poso
Wisatawan yang ingin menikmati Danau Poso sebaiknya menginap di Tentena atau sekitar danau. Pilihan penginapan di kawasan ini cukup beragam, mulai dari hotel sederhana, cottage, resort, hingga penginapan lokal yang cocok untuk wisatawan hemat.
| Nama Penginapan | Area | Cocok Untuk | Kisaran Fasilitas | Catatan Wisatawan |
|---|---|---|---|---|
| Danau Poso Resort | Tepi Danau Poso atau sekitar Tentena | Keluarga, pasangan, wisatawan santai | Kamar nyaman, restoran, suasana dekat danau | Cocok untuk menikmati suasana danau lebih lama |
| Hotel Victory | Tentena | Wisatawan umum dan keluarga | Kamar hotel, akses kota, dekat jalur wisata | Pilihan aman untuk menjelajah Tentena |
| Ue Datu Cottages | Sekitar Tentena dan Danau Poso | Pasangan dan wisatawan alam | Cottage, suasana tenang, akses ke kawasan danau | Baik untuk liburan dua hari satu malam |
| Siuri Cottages | Sekitar Danau Poso | Keluarga dan rombongan kecil | Cottage, akses tepi danau, suasana alam | Cocok untuk yang ingin dekat dengan air |
| Torau Resort | Tentena | Keluarga dan wisatawan lokal | Area santai, fasilitas wisata, tempat berkumpul | Menarik untuk liburan keluarga |
| Penginapan lokal Tentena | Pusat Tentena | Backpacker dan wisatawan hemat | Kamar sederhana, akses makan mudah | Perlu cek fasilitas sebelum memesan |
Sebelum memesan, wisatawan sebaiknya memastikan jarak penginapan ke tepi danau, akses menuju Saluopa, ketersediaan kendaraan, fasilitas air panas, dan pilihan makan. Saat Festival Danau Poso atau musim liburan, penginapan dapat lebih cepat penuh.
Rekomendasi Kuliner di Sekitar Danau Poso
Kuliner di sekitar Danau Poso banyak dipengaruhi hasil danau, makanan rumahan, dan cita rasa lokal Sulawesi Tengah. Setelah berkeliling danau, wisatawan biasanya mencari makanan hangat, ikan segar, kopi, atau camilan sederhana.
Ikan Danau Poso yang Banyak Dicari
Karena berada di kawasan danau besar, olahan ikan menjadi salah satu pilihan utama. Wisatawan dapat mencari ikan bakar, ikan goreng, ikan kuah, atau menu rumahan dengan lauk ikan. Rasa ikan danau yang segar cocok dinikmati bersama nasi hangat dan sambal.
Rumah makan di Tentena biasanya menjadi pilihan yang mudah dijangkau. Jika menginap di cottage atau resort, wisatawan bisa menanyakan menu yang tersedia kepada pengelola.
Makanan Hangat dan Camilan Sore
Udara sekitar danau dan kawasan Tentena bisa terasa sejuk, terutama pagi dan sore. Makanan seperti mi kuah, nasi campur, pisang goreng, kopi, dan teh hangat cocok dinikmati setelah beraktivitas. Pilihan kuliner sederhana seperti ini mudah diterima keluarga dan rombongan.
| Kuliner | Cocok Dinikmati Saat | Alasan Direkomendasikan | Area yang Mudah Dicari |
|---|---|---|---|
| Ikan Danau Poso bakar | Makan siang atau malam | Rasa segar dan cocok untuk wisata danau | Tentena dan sekitar tepi danau |
| Ikan kuah lokal | Makan siang | Hangat dan cocok setelah perjalanan | Rumah makan lokal |
| Nasi campur Tentena | Sebelum atau setelah wisata | Mengenyangkan dan mudah ditemukan | Pusat Tentena |
| Mi kuah atau bakso | Sore atau malam | Cocok untuk udara sejuk | Warung sekitar kota |
| Pisang goreng | Sore hari | Pas untuk teman kopi atau teh | Warung lokal dan penginapan |
| Kopi atau teh hangat | Pagi dan sore | Cocok saat menikmati suasana danau | Penginapan, kafe kecil, warung lokal |
Wisatawan yang akan berkeliling jauh dari pusat Tentena sebaiknya membawa air minum dan camilan. Sampah bekal harus dibawa kembali agar tepian danau tetap bersih.
Fakta Menarik Danau Poso
Danau Poso memiliki sejumlah fakta yang membuatnya menonjol sebagai destinasi alam dan budaya. Fakta ini membantu wisatawan memahami bahwa danau ini tidak hanya besar, tetapi juga memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat dan pariwisata Sulawesi Tengah.
Termasuk Danau Tektonik
Danau Poso dikenal sebagai danau tektonik yang berada di Daerah Aliran Sungai Poso. Danau tektonik terbentuk karena proses geologi, sehingga biasanya memiliki kedalaman yang cukup besar.
Kondisi ini menjelaskan mengapa Danau Poso memiliki air yang sangat luas dan dalam. Wisatawan perlu menghormati kedalaman danau, terutama saat berenang atau naik perahu.
Berada di Jalur Perjalanan Penting Sulawesi
Danau Poso berada di jalur penghubung dari kawasan selatan Sulawesi menuju wilayah utara. Posisi ini membuat kawasan Danau Poso menarik sebagai tempat singgah dalam perjalanan lintas Sulawesi.
Wisatawan yang melakukan perjalanan darat panjang dapat menjadikan Tentena sebagai titik istirahat. Selain menikmati danau, pengunjung bisa mengatur waktu untuk melihat wisata alam di sekitarnya.
Dikelilingi Kawasan Perkebunan dan Perbukitan
Lingkungan sekitar Danau Poso dikenal asri, dengan perbukitan dan kawasan perkebunan seperti cengkeh serta kakao. Pemandangan ini membuat suasana sekitar danau terasa hijau dan sejuk.
Perpaduan air danau, bukit, kebun, dan kota kecil memberi pengalaman yang berbeda. Wisatawan tidak hanya melihat air luas, tetapi juga lanskap hidup masyarakat di sekitar danau.
Tips Aman Berkunjung ke Danau Poso
Agar perjalanan lebih nyaman, wisatawan perlu menyiapkan perlengkapan sederhana dan memperhatikan kondisi cuaca. Danau Poso memang indah, tetapi ukurannya yang luas dan dalam membuat pengunjung tetap harus berhati hati.
Pilih Titik Berenang yang Aman
Jika ingin berenang, pilih area yang memang biasa digunakan wisatawan. Hindari berenang terlalu jauh dari tepi danau. Gunakan pelampung bila belum mahir berenang, terutama untuk anak anak.
Karena Danau Poso dikenal dalam, wisatawan sebaiknya tidak melompat sembarangan dari dermaga, batu, atau perahu tanpa mengetahui kondisi dasar dan kedalaman air.
Datang Pagi atau Sore
Pagi hari cocok untuk menikmati udara segar dan permukaan air yang lebih tenang. Sore hari cocok untuk menikmati cahaya lembut di sekitar danau. Siang hari tetap bisa menarik, tetapi cuaca dapat terasa lebih panas di area terbuka.
Jika ingin mengambil foto, pagi dan sore menjadi waktu yang nyaman. Cahaya tidak terlalu keras dan suasana sekitar danau terasa lebih santai.
Jaga Kebersihan Tepi Danau
Danau Poso adalah ruang hidup masyarakat dan bagian penting dari wisata Sulawesi Tengah. Jangan membuang sampah ke air atau meninggalkan plastik di tepi danau. Bawa kantong sampah pribadi bila berwisata bersama keluarga atau rombongan.
“Danau Poso terasa paling indah ketika dinikmati dengan tenang. Duduk di tepi air, melihat bukit dari kejauhan, lalu membiarkan waktu berjalan tanpa perlu tergesa.”
Estimasi Biaya Wisata ke Danau Poso
Biaya wisata ke Danau Poso bergantung pada titik keberangkatan, pilihan kendaraan, lama menginap, dan gaya perjalanan. Tabel berikut dapat menjadi gambaran awal bagi wisatawan yang ingin menyusun anggaran.
| Kebutuhan | Estimasi Biaya | Keterangan |
|---|---|---|
| Transportasi darat Poso ke Tentena | Rp75.000 sampai Rp300.000 | Tergantung kendaraan umum, sewa motor, atau mobil |
| Sewa kendaraan harian | Rp400.000 sampai Rp900.000 | Tergantung jenis kendaraan dan kesepakatan lokal |
| Penginapan sederhana | Rp150.000 sampai Rp400.000 | Per malam, tergantung fasilitas |
| Cottage atau resort dekat danau | Rp350.000 sampai Rp1.200.000 | Per malam, tergantung lokasi dan musim |
| Makan per orang | Rp30.000 sampai Rp100.000 | Tergantung warung atau rumah makan |
| Sewa perahu lokal | Rp150.000 sampai Rp600.000 | Tergantung rute, durasi, dan jumlah peserta |
| Kunjungan wisata sekitar | Rp10.000 sampai Rp50.000 | Beberapa titik dapat memiliki retribusi berbeda |
| Camilan dan minuman | Rp20.000 sampai Rp75.000 | Untuk kopi, teh, pisang goreng, atau bekal ringan |
Wisatawan sebaiknya membawa uang tunai secukupnya, terutama bila akan berkunjung ke desa, tepian danau yang jauh dari pusat kota, atau wisata alam di sekitar Tentena. Pembayaran digital mungkin tersedia di beberapa tempat, tetapi tidak selalu bisa diandalkan.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Danau Poso
Danau Poso dapat dikunjungi sepanjang tahun, tetapi kenyamanan perjalanan sangat dipengaruhi cuaca. Saat cerah, warna air terlihat lebih kuat dan perjalanan ke wisata sekitar lebih mudah. Saat hujan, beberapa jalur bisa licin dan aktivitas air perlu lebih hati hati.
Musim Cerah untuk Wisata Danau
Cuaca cerah menjadi waktu yang baik untuk melihat warna air danau. Pantulan langit, bukit, dan pepohonan membuat pemandangan lebih hidup. Jika ingin naik perahu, cuaca cerah dan angin tenang menjadi kondisi yang lebih nyaman.
Wisatawan yang ingin mengejar foto sebaiknya datang pagi atau sore. Pada jam tersebut, permukaan air lebih menarik dan suasana tidak terlalu panas.
Saat Festival Danau Poso
Jika ingin merasakan budaya lokal, wisatawan dapat menyesuaikan kunjungan dengan Festival Danau Poso. Pada masa festival, suasana Tentena biasanya lebih ramai dengan kegiatan seni dan budaya.
Namun, saat festival, penginapan dan transportasi perlu dipesan lebih awal. Harga dan ketersediaan fasilitas bisa berubah karena meningkatnya jumlah pengunjung.
Susunan Itinerary Dua Hari di Danau Poso
Kunjungan ke Danau Poso lebih nyaman dilakukan minimal dua hari satu malam. Dengan waktu tersebut, wisatawan dapat menikmati danau, kuliner, wisata sekitar, dan suasana Tentena tanpa terburu buru.
| Waktu | Kegiatan | Catatan |
|---|---|---|
| Hari 1 pagi | Tiba di Tentena | Check in penginapan atau simpan barang |
| Hari 1 siang | Makan siang di pusat Tentena | Coba ikan danau atau nasi campur lokal |
| Hari 1 sore | Menikmati tepi Danau Poso | Pilih titik aman untuk foto dan jalan santai |
| Hari 1 malam | Makan malam dan istirahat | Pilih penginapan dekat danau bila ingin suasana tenang |
| Hari 2 pagi | Menikmati Danau Poso dari tepi atau perahu | Datang saat air lebih tenang |
| Hari 2 siang | Berkunjung ke Air Terjun Saluopa | Perjalanan singkat dari Tentena |
| Hari 2 sore | Singgah ke Hutan Pinus Panorama Tentena | Cocok untuk melihat danau dari ketinggian |
| Hari 2 malam | Kembali ke penginapan atau lanjut perjalanan | Sesuaikan dengan rute berikutnya |
Itinerary ini dapat disesuaikan dengan cuaca, kondisi rombongan, dan jadwal transportasi. Jika membawa anak anak, waktu istirahat perlu dibuat lebih panjang.
Etika Berwisata di Danau Poso
Danau Poso adalah ruang alam dan ruang hidup masyarakat. Wisatawan yang datang perlu menjaga sikap agar kawasan tetap bersih, nyaman, dan dihargai oleh warga sekitar.
Tidak Membuang Sampah ke Danau
Sampah plastik, botol, tisu, dan bungkus makanan harus dibuang pada tempatnya. Jika tidak menemukan tempat sampah, simpan dulu di tas hingga kembali ke penginapan atau pusat kota.
Hormati Warga dan Aturan Lokal
Jika melewati area permukiman, dermaga kecil, atau lokasi yang dikelola warga, jaga sopan santun. Minta izin sebelum memotret orang atau rumah warga. Menggunakan jasa lokal seperti perahu, penginapan, atau rumah makan dapat membantu ekonomi masyarakat sekitar.
Tidak Merusak Tepian dan Vegetasi
Jangan mencabut tanaman, merusak pohon, atau meninggalkan bekas api di tepi danau. Bila piknik, gunakan area yang aman dan bersihkan kembali tempat sebelum pergi.
Gunakan Fasilitas dengan Tertib
Dermaga, gazebo, perahu, dan fasilitas umum perlu digunakan dengan hati hati. Jangan membuat keramaian berlebihan yang mengganggu pengunjung lain. Wisata yang baik membuat tempat tetap nyaman bagi semua orang yang datang setelahnya.



Comment